- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Assalamualaikum semuanya kali ini aku membuat cerpen dengan judul " Dari Rumah yang satu ke Rumah yang lain"
Saat Tania berada di kelas 1 SD,dia harus pindah ke rumah baru. Rumah itu berada sekitar 100 m dari sekolahnya. Ini bukan pertama kalinya bagi keluarga Tania pindah pindah rumah.Jadi Tania tidak keberatan karena sudah terbiasa harus pindah pindah. Keluarga Tania pindah ke rumah baru karena dekat dengan sekolahnya. Tania itu ber kacamata,berlesung pipi,dan berkulit sawo matang.
Setibanya keluarga Tania di rumah yang baru, mereka segera menurunkan barang barang ke rumah yang baru. "Tania bantu ayah bawa kantong ini ya!"Kata Ayah."Baik yah,tunggu sebentar yah" jawab Tania. Setelah mereka selesai beberes di rumah yang baru,mereka beristirahat.
Keesokan harinya,keluarga Tania keliling keliling di sekitar rumah baru. Sekitar 2 rumah dari rumah keluarga Tania,Tania menemukan teman baru. Dia bernama Salwa."Hai,kamu baru pindah ke sini ya?"sapa Salwa."Hai juga,iya nii,aku baru pindah kemaren,kalau boleh tau nama kamu siapa?"tanya Tania."Perkenalkan nama ku Salwa." Salwa itu berpipi tembem,bulu matanya lentik,dengan bola mata hitam yang besar." Nama kamu siapa?"Salwa bertanya kembali." Namaku Tania."Tania berkenalan dengan Salwa. Setelah itu merekapun makin akrab. Tidak perlu waktu lama bagi Tania menemukan teman baru di tempat yang baru. Ini adalah keahlian Tania. Namun,terkadang dia juga sering lupa nama teman temannya di tempat yang lain.
Tiga tahun berlalu...
Tania harus pindah rumah lagi karena Ayah Tania harus berpindah kerja ke luar kota. Tetapi,kali ini hanya Ayah Tania yang pindah,karena mempertimbangkan sekolah Tania yang akan segera tamat. Ayah Tania berkacamata,berkulit coklat,dan berhidung mancung. Jadi sebelum Tania tamat sekolah, Tania tetap di rumah bersama Ibu dan kakaknya. Ibu Tania berkulit putih,berhidung mancung,dan beralis tebal. Sedangkan Kakak Tania yang bernama Leni berhidung mancung,berkulit kuning langsat,dan beralis tipis. "Kita tetap disini sama Ibu dan Kakak ya" kata Ibu Tania." Iya bu,gak papa koq."jawab Tania.
Dua tahun kemudian..
Tania sudah tamat sekolah SD. Tania melanjutkan sekolahnya ke SMP Negeri di dekat kantor ayahnya yang baru. Di sekolahnya yang baru Tania langsung punya banyak teman baru bahkan, ada juga murid yang baru pindah ke situ seperti Tania.
Dari cerita diatas,kita harus bisa bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Jangan malu malu untuk berkenalan dengan orang yang baru. Sebagaimana pepatah Dima bumi di pijak,disitu langik di junjung.
Sekian ceritaku kali ini nantikan cerita ku yang lainnya yaa...
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar